IOCS di Garuda

Ini adalah kelanjutan dari artikel “Optimasi di Garuda ?“.

IOCS (Integrated Operational Control System), yang menjadi syarat untuk masuk aliansi penerbangan dunia, Global Alliance SkyTeam, dan berharga US$ 1,5 juta [1] itu diimplementasikan secara bertahap, minimal sejak tahun 2009 [2].

Namun demikian, ketika akan diterapkan, sistem tersebut menimbulkan kekacauan.

”Yang crash sistem assignment kita, bukan sistem penerbangan. Sebelumnya, sistem baru ini sudah lancar kita simulasikan bahkan sejak Kamis dinyatakan cut over, tapi Sabtu sore baru diketahui ada trouble,” kata General Manager PT (Persero) Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia Jateng, Kokoh Ritonga [3].

Dengan demikian, pernyataan Kokoh ini sejalan dengan penjelasan Ketua Federasi Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono [4]. Arief menyebutkan bahwa masalah yang sering muncul di manajemen crew penerbangan adalah CAP (Crew Assignment Problem) yang diikuti oleh WSCP (Working Schedules Construction Problem). Namun dengan kemajuan kemampuan dan kinerja komputer dewasa ini, seharusnya permasalahan tersebut dapat terselesaikan dengan mudah.

Sayangnya, tidak disebutkan sama sekali, darimana pihak Garuda membeli IOCS ini. Namun dari artikel [5], diketahui bahwa

Lufthansa Systems Indonesia is a Joint Venture between Global Aviation IT provider Lufthansa Systems and Garuda Indonesia. It was founded in 2005 with the purpose of developing the market of IT solutions for the air traffic industry in south-east Asia.

Lufthansa Systems Indonesia is specialized in software development and providing high-quality data center services for regional customers. As regional systems development and operating center, Lufthansa Systems Indonesia is focused on providing integrated IT solutions for all airline core processes. This ranges from reservations, inventory, check-in, network optimization, revenue management, pricing, and scheduling, to integrated operations control and crew management solutions. In addition to core processes, the joint venture provides a 24/7 help desk, local training, and infrastructure services for airports.

Lebih lanjut, dari [6] diketahui bahwa Lufthansa Systems AG telah mengembangkan IOCC (Integrated Operational Control Center), sebuah sistem terpadu yang sangat mirip dengan IOCS.

With the IOCC, Lufthansa Systems offers the first integrated IT platform for controlling and monitoring all these operational activities to airlines. This is achieved by combining well-proven software solutions like Lido OC and NetLine. Lido OC covers all aspects of flight planning and following procedures, and NetLine supports all aspects of the core processes of an airline from strategic planning to operations control and crew tracking. Both Lido OC and NetLine have modular structures.

Di situ juga ditekankan bahwa

The key issues facing today’s airlines are optimization, improved capacity, cost savings and the ability to react quickly to changes.

Note 8 Desember 2010: PT. Lufthansa Systems Indonesia, yang didirikan pada 2005 dengan 51% saham dimiliki oleh PT Garuda Indonesia (Persero) dan sisanya dimiliki oleh Lufthansa System AG, telah berubah nama menjadi PT. Aero Systems Indonesia sejak 29 Januari 2009 [7]. Hal ini dikarenakan telah terjadi pengalihan kepemilikan saham yang dimiliki oleh Lufthansa System AG ke PT. Aero Wisata.

Jadi tidaklah salah apabila dikatakan bahwa optimasi telah digunakan pula dalam maskapai nasional kita, Garuda Indonesia Airways. Dan itu dihargai US$ 1,5 juta !

Sangat menarik apabila kelak diketahui ada peran anak-anak negeri dalam pengembangan IOCS/IOCC itu.


Referensi:

[1] IEEE Spectrum, 23 November 2010
[2] GA Annual Report 2009 in PDF
[3] Suara Merdeka online, 22 November 2010
[4] Inilah dot com, 24 November 2010
[5] DataOn 2007: Lufthansa Systems Indonesia to integrate standalone HR solutions in one common platform
[6] Integrated Operations Control Center
[7] History of PT Aero Systems Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s